Senin, 18 Mei 2020

Puisi_ghina jannah_07_VII B

Berawal bagai butiran debu yang tak
terlihat
Kemudian seolah mengubah dunia 360 derajat
Tanpa disangka mencampuri urusan orang lain
Menguasai tubuh orang yang tidak bersalah

Kau pandai membuat cemas dan panik
Tapi kau tak pandai untuk menguasai dunia
Kini kami hanya menunggu kau musnah
Kami bersama sang pencipta yang agung

Sampai kapan kau lelah mengusik kami
 Sekolah, bekerja tertunda entah sampai kapan
Lalu bagaimana dengan hari esok
Aku tidak bisa menjamin esok akan baik-baik

JASA

Hari-hari berlalu dengan di rumah saja
Keadaan di luar mulai membaik
Karena orang yang peduli sangat banyak
Biarkan saja mereka yang masih bisa foya-foya

Bersyukurlah untuk kemarin dan saat ini
Bersyukurlah karena kamu bukan salah satu pasien
Di sinilah para dokter membuktikan
Mereka adalah dokter yang sebenarnya

Lari dari masalah bukan sifat dari dokter
Bahkan kehidupan saja mereka relakan
Kehidupan yang bahkan menguntungkan orang lain
Jangan pernah mendiskriminasi orang yang mulia
HARAPAN

Beribu ribu harapan muncul di benak
Hanya bisa dipendam
Ingin rasanya keluar dan pergi sekolah
Namun selalu saja ada halangan

Dukungan yang tak pernah henti untuk negara ini
Memotivasi orang banyak untuk semakin bersyukur
Bagaimana pun keadaan kita harus tetap bersama
Pandemi ini harus bisa membuat kita semakin kuat

Sang bulan yang senantiasa mengeluarkan cahaya
Di malam yang gelap gulita
Kita harus memberikan manfaat untuk orang lain
Walau keadaan yang kelam dan tak ceria

Tidak ada komentar:

Posting Komentar