Rabu, 20 Mei 2020

Pentigraf_Keyza_Nur_Khasanah_7B

Tugas Bahasa Indonesia

YANG KU PEGANG TEGUH


Oleh:Keyza

Duduk termenung sambil menangis, meratapi keadaanku sekarang. Farrah syahida, itulah namaku. Aku terlahir sebagai anak piatu, ibuku tiada setelah melahirkanku, tidak berselang lama setelah ayah menikah lagi ayah juga tiada. Aku tinggal dan dibesarkan oleh ibu tiriku.

Sebulan lalu aku dijodohkan dengan lelaki yang tidak aku kenal oleh ibu tiri ku. Namun bukan masalah kenal atau tidaknya penyebab aku menolak lamarannya, tetapi agamanya berbeda denganku, bukan aku tidak menghargai toleransi, tetapi setelah menikah nanti aku harus mengikuti agamanya. Lantas bagaimana dengan agamaku sekarang? di malam itu ibu menyuruhku dandan dan turun ke bawah. Dengan tak berdaya sembari meneteskan air mata aku pun turun kebawah. Betapa terkejutnya aku melihat banyak orang dibawah, tanpa berlama lagi aku berlari menuju ibuku yang sedang duduk. “Bu ada apa?” ibu tidak menyahut. Ibu membawaku duduk, mereka pun berbicara tentang perjodohanku, aku sangat kesal ibu masih mau melanjutkan perjodohan itu. Aku yang tidak tahan dengan pembicaraan ini segera berdiri sembari mengatakan ketidak setujuanku terhadap perjodohan ini. Ibu marah sembari memakiku didepan orang-orang, namun aku masih kekeh untuk menolaknya, “Apa?kamu tidak setuju atas perjodohan ini?” kata ibu lelaki itu. "Aku akan menyita aset ayahmu atas hutang ayahmu". Brrukk, ibu jatuh terkena serangan jantung dan tidak tertolong.

Betapa sedihnya aku kehilangan ibuku. Aku sudah tidak punya apa-apa, rumah, mobil dan semua aset ayahku telah diambil. Namun aku percaya ini adalah cobaan dari Sang Pencipta dan pasti ada jalannya, aku harus sabar menjalani ini dan terus berjuang.



Cilacap,20 Mei 2020.
Penulis:Keyza Nur Khasanah.
Kelas:VIIB/10. SMPN 1Cilacap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar