Keadilan
Namaku adalah Alex, aku dilahirkan dari keluarga yang tak mampu. Hitam, jelek, gendut itulah rupaku aku bersekolah di SMAN 5 Jaya Raya.
Di sekolah aku sering kali di bully oleh teman-temanku. Mereka sering kali menyebutku buruk rupa. Sampai disitu hari aku di hajar habis-habisan oleh teman-temanku hanya karena aku dituduh menghilangkan pulpen. Aku pulang dengan keadaan babak belur, sampai dijalan aku bertemu wanita berpakaian jas mendekatiku. "Ada apa denganmu?" Tanyanya. "Tidak apa-apa, ini sudah biasa" jawabku. "Cepat katakan sejujurnya!" Tanyanya dengan nada tegas, akupun bercerita semuanya yang aku alami. "Sudah keterlaluan! Aku akan menegakkan keadilan untukmu. Perkenalkan aku adalah kuasa hukum disini, perlakuan temanmu itu sudah keterlaluan". "Aku tidak mau, biarlah mereka lakukan. Aku ini orang miskin, bagaimana aku menuntut mereka?". "Kau tidak usah khawatir, aku akan menanggung semuanya. Tak peduli tingkatanmu, kau berhak mendapat keadilan". Aku hanya mengangguk dan sampai di suatu hari setelah aku selesai menuntut mereka, akhirnya mereka tertangkap. Mereka mengancamku, tapi aku sudah tidak takut lagi. Akupun diberi rumah yang layak oleh pemerintah, aku belajar dengan giat dan tekun agar dapat beasiswa sampai akhirnya kehidupanku berubah. Aku telah sukses menggapai cita-citaku menjadi kuasai hukum agar Nani aku bisa menegakkan keadilan untuk orang diluar sana.
Keadilan tidak melihat betapa kaya orang itu dan berapa lemah orang itu. Setiap warga NKRI berhak mendapat keadilan, dan keadilan adalah hal tertinggi dalam kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar