Kelas : 8i
Absen : 12
Pesan dari Ayah
Bel rumah tiba-tiba berbunyi. Dengan segera, ia membukakan pintu."Pak Farid Rusyam?" ucap dua pria asing. "Iya saya sendiri, ada apa?"."Maaf Pak, bisa ikut kami sebentar?"."Tap-"belum saja berbicara, kedua pria itu meminta Pak Farid beserta keluarga untuk masuk kedalam sebuah mobil hitam. Sampai ditujuan, gedung megah terpampang jelas didepan matanya. Perasaannya campur aduk. Takut, sedih, dan kecewa. Vonis memang belum jatuh, tapi penjara sudah menanti. Polisi menunjukkan berbagai rekaman yang membuktikan PakFarid melanggar hukum. Istrinya yang tak mengetahui apapun, tak tanggung-tanggung meneteskan air mata.
Setelah bersaksi di pengadilan, pria malang itu terbukti bersalah dan dipidana penjara selama 15 tahun. Kecil kemungkinan bisa lolos dari jeratan kasus tersebut. Kini hidupnya diselimuti dengan penyesalan. Anaknya yang berusia 8 tahun hanya memasang wajah polos ketika melihat ayahnya sendiri melakukan tindakan tercela. Sebelum dimasukkan sel, Pak Farid membisikkan pesan kepada anaknya, "Jangan mengikuti jejak ayahmu sebagai koruptor, Nak"
Kutipan:
Karena sejatinya sepasang musuh yang paling dibenci negara adalah korupsi & koruptor
- info lengkap penulis klik disini -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar