Kelas : 8i
Absen : 25
Tema : Persahabatan
Ujian Kenaikan Kelas
Namaku Friska, seorang siswi SMP. Aku punya seorang teman bernama Nisa, kami sudah bersahabat sejak kecil. Tetapi sayangnya, sudah 3 hari ini kami bertengkar hanya karena salah paham. Nisa marah kepadaku, ia mengira aku menghindarinya, padahal karena aku ingin fokus belajar untuk Ujian Kenaikan Kelas.
Hari ini, sekolahku mengadakan Ujian Kenaikan Kelas. Ujian ini merupakan penentu apakah naik kelas atau tidak. Saat pagi harinya, aku mempersiapkan semua peralatan yang diperlukan. Sesampainya di sekolah, tidak lama kemudian lonceng pun berbunyi. Sebelum ujian dimulai, aku melihat Nisa begitu sibuk dan tampak sedikit panik sambil membuka dan mengeluarkan seluruh isi tasnya. Akupun bertanya, tetapi bukannya menjawab dia malah marah kepadaku. Setelah itu Nisa meminta izin kepada pengawas untuk pulang mengambil pensilnya. Tetapi sayangnya pengawas ujian tidak mengizinkan Nisa untuk pulang mengambil pensilnya.
Mendengar jawaban pengawas, Nisa terlihat semakin panik dan mukanya tampak bersedih. Aku pun segera mencari jalan keluar. Aku meminjam pisau cutter Nisa. Kemudian aku langsung memotong pensil 2B milikku lalu aku bagi hasil potongan itu kepadanya. Aku melihat Nisa sangat senang mendapat pensil pemberianku tersebut. Dengan senang hati, Nisa pun mengucapkan terima kasih. “Oke Nis, gapapa, santai aja..” tuntasku. Akhirnya Aku dan Nisa serta semua teman-teman memulai ujian dengan tenang hingga selesai dan syukurlah setelah Ujian Kenaikan Kelas itu selesai, Nisa tidak marah lagi denganku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar