Jumat, 15 Mei 2020

Pentigraf_Gradien Ridholumintu_7B_08





Kenikmatan Sesaat
Namaku Ravi. Sejak kecil, aku suka dengan travelling. Aku dan sekeluarga sudah merencanakan untuk liburan ke suatu danau pada hari ulang tahunku nanti.

Hari yang ditunggu pun tiba, kami sekeluarga berangkat ke tujuan yang sudah kami nantikan. Sesampainya di bandara, ayahku terkena serangan jantung. Tanpa diduga, ia meninggal seketika. Aku yang sangat sedih pun sudah tak ada semangat untuk pergi ke danau yang ayah bilang sangat indah itu. Hampir seharian aku mengurung diri di kamar hotel, aku masih tak menyangka dengan kejadian itu. Esoknya, ibu dan kakak ku membujuk ku agar tidak terlalu larut dalam kesedihan. Ia mengajak ku untuk ke danau tersebut. Aku yang sudah tak punya semangat ini pun hanya mengiyakan nya dengan terpaksa. Di sana, aku duduk di tepi danau, aku memilih untuk memisahkan diri dari yang lain. Air danau yang biru, semburat kemerahan di kala senja, hembusan angin yang menenangkan,  suara daun yang berjatuhan, aku terlena dengan kenikmatan sesaat. Tiba – tiba saja, aku merasa tubuhku melayang di angkasa, melewati awan – awan, dan menembus cakrawala. Semua keluh kesah ku hilang seketika.

Keesokan harinya, aku tersadar. Aku tak ingat apa yang terjadi. Hanya saja, aku sudah berada di lain dunia, di situ aku melihat kerumunan warga dan Tim SAR mengililingi danau itu seakan mencari sesuatu.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar