1. Menulis puisi
Corona
Virus baru yg mematikan
Yang berawal datang dari Wuhan
Berukuran kecil namun dapat menyerang
Membuat dunia kewalahan
Menyerang tanpa memandang
Entah kasta ataupun jabatan
Entah pria ataupun wanita
Entah negara maju atau negara berkembang
Berdmpak besar yang kau berikan
Yang banyak merenggut banyak. korban
Dalam sekejap dapat meredakan. kesibukan Dunia
Tak sedikit pula yg kehilangan mata pencaharian sebab. dirumahkan
Apa yang dapat kita lakukan?
Dirumah saja beri dampak besar
Mencuci tangan Jadikan kebiasaan
Gunakan masker saat berpergian
Terus berdoa kepada sang pencipta
Hilangkanlah virus ini dari muka. bumi
Beri kami kesehatan dan kekuatan untuk menghadapi
Agar dapat beraktivitas kembali
Kabulkanlah doa kami
2. Menulis pentigraf
Jadi Parno
Siang itu ibu berkata ingin ke supermarket membeli beberapa keperluan malam ini, mendengarnya aku pun langsung bertanya " bu... Boleh ikut yaa bosen nih" ibuku menganggukan kepala menandakan boleh. Ditengah kondisi pandemi seperti ini aku memang belum pernah keluar dari komplek perumahan, karenanya aku sangat bersemangat. Malamnya aku bersiap untuk pergi tak lupa menggunakan masker dan tetap menjaga jarak harus tetap kita patuhi.
Keesokan harinya ibu mendapat pesan dari salah satu grup WA yang isinya bahwa salah satu kasir di supermarket yg aku datangi kemarin reaktif corona. Mengetahuinya ibu langsung memberi tauku. Betapa kagetnya aku mendengar berita itu. Menjadi parno setelah mendengarnya berpikiran bagaimana jika aku tertular lalu positif Menjadi PDP?. Ditanamkan dalam diri untuk lebih menjaga agar jika ada virus itu bakal lenyap duluan sebelum dapat masuk ke dalam tubuh. Aku menjadi lebih sering minum air putih hangat dan sebentar bentar mencuci tangan. Sebelum tidur bahkan aku masih kepikiran.
Besoknya ibu mendapat pesan dari grup WA yang sama isinya adalah mengklarifikasi berita yang kemarin , bahwa berita itu benar akan tetapi bukan di supermarket yg aku datangi kemarin melainkan supermarket kota sebelah. Memang nama supermarket itu sama karena supernarket itu memiliki cabang di banyak kota. Menjadi pelajaran buat ku agar tidak cepat percaya pada berita yang belum terlalu jelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar