Kecerobohan
"Oke," jawabku membalasnya. Riko mengajakku belajar bersama karena sekolah memerintahkan siswanya untuk belajar dari rumah. Pagi ini aku akan pergi ke rumah Riko.
Aku mengucap assalamu'alaikum ke ibuku. Tak sampai satu langkah ibuku mengingatkanku untuk memakai masker. Yah ibu memang kebiasaan mengingatkan tapi tidak dicarikan. Aku terpaksa mencari. Hampir 15 menit belum juga menemukan masker. Bahkan dicari sampai ke dapur. Aku juga sudah menanyakan ibu yang sendirian di rumah. Tapi tak kunjung dapat, mumpung ibuku sudah pergi, aku langsung lari ke rumah Riko melewati pintu belakang tanpa mengenakan masker. Rumah Riko tak begitu jauh paling 100 meter. "Tok tok tok Assalamualaikum". Riko membuka pintunya. Saat belajar bersama, Riko sering pula batuk dan pilek. Sesaat tarik napas panjang. Setelah selesai aku pulang siang hari. Aku melewati pintu belakang agar tidak ketahuan. Aku bungkam suara kejadian tadi. Setelah beberapa hari, aku batuk pilek pikir aku ketularan Riko. Aku panik sampai gemetaran.
Selama seminggu aku tidak keluar rumah. Sampai bosan melihat atap yang hampa. Selama seminggu batuk pilek ku tak kunjung reda. Sampai ibu mengajakku pergi ke dokter. Tapi aku menolaknya. Aku ketakutan selama seminggu dikira saya, virus Corona. Tapi setelah aku tanya ke Riko lewat WA, ternyata Riko terkena flu biasa. Setelah kejadian itu Aku berjanji setiap keluar rumah aku selalu mengenakan masker.
Karya : Sudrajat Bintang S.
Kelas : 7 A
No : 25
Tidak ada komentar:
Posting Komentar