Selasa, 19 Mei 2020

Pentigraf_P GENDIS K_7B_22


Lomba Kebersihan Antar RT

   Minggu depan, anggota masyarakat RT 01 akan mengikuti lomba kebersihan antar RT. Rani, Dyra, dan Dika juga ikut mempersiapkan lomba tersebut dengan cara mengikuti kerja bakti membersihkan taman RT.
   Namun, lima hari sebelum lomba ketua RT 01 mengumpulkan seluruh anggota masyarakat RT 01 di balai RT. Dengan semangat, Rani, Dyra, dan Dika juga ikut berkumpul di balai RT. Setelah lama mendengarkan perkataan dari ketua RT, seluruh anggota masyarakat RT 01 sangat kecewa. Ternyata, lomba kebersihan antar RT akan dibatalkan. Pernyataan tersebut sudah dimusyawarahkan oleh seluruh ketua RT di RW 15. Lomba kebersihan dibatalkan karena adanya pandemi Covid-19 yang sedang menyerang Indonesia. Rani, Dyra, dan Dika tentunya juga sangat kecewa dengan pernyataan tersebut. Setelah lama di balai RT, seluruh anggota masyarakat RT 01 pulang meninggalkan balai RT. Karena Dika merasa kehausan, Dika mengajak Rani dan Dyra untuk membeli es teh di warung dekat balai RT. Mereka bertiga meminum es teh hingga habis. Namun, Dika membuang bungkus es teh dengan sembarangan. Apalagi, Dika membuang bungkus tersebut tepat di taman RT. Rani dan Dyra yang melihat hal tersebut langsung menegur Dika. “Dika, kenapa kamu buang sampah disitu? Itu kan taman RT” tegur Dyra. “Iya. Harusnya kamu buangnya di tempat sampah. Gimana sih kamu ini” kata Rani. “Kan lomba kebersihkannya dibatalkan. Ya gak apa-apa dong aku buang disini” kata Dika membela diri. Rani dan Dyra kesal mendengar perkataan Dika. “Ya walaupun lomba kebersihan dibatalkan, kita tetap menjaga kebersihan lingkungan kita Dik..” kata Rani. “Iya bener tuh kata Rani. Kesehatan kita juga bisa terganggu loh” kata Dyra.
   “Hmm, ya sudahlah. Maafkan aku ya, Rani, Dyra” ungkapan maaf dari Dika sembari mengambil bungkus es teh dan membuang di tempat sampah. “Iya aku maafkan” kata Dyra. “Ya aku udah maafkan. Tapi, lain waktu jangan terulang lagi ya Dika. Ingat itu!” kata Rani. “Iya iya bu guru” kata Dika bergurau. “Hahaha” mereka bertiga tertawa. Dengan kejadian tersebut, Dika dapat menambah ilmu pengetahuan tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Dika pun tidak mengulangi perbuatannya kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar