Halaman

Kamis, 21 Mei 2020

Puisi & Pentigraf - Nurul Sahira 8i

Puisi


Virus Corona

Berawal dari Kota Wuhan
Menyebar ke seluruh penjuru dunia 
Merebak tanpa batas
Tak ada negara yang terbebas
Dari ganasnya Virus Corona

Kehadirannya membuat resah para manusia
Satu per satu korban meninggal
Tak sedikit tenaga medis menjadi korban
Pemerintah seolah kewalahan
Saat berperang melawan Virus Corona

Kehadirannya mengguncang peradaban manusia
Mengharuskan untuk tetap di rumah
Bekerja dan beribadah di rumah
Hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan

Kini, hanya doa yang mampu kami panjatkan
Berharap Virus Corona akan pergi
Pandemi akan segera berakhir
Dan keadaan kembali seperti semula

Terimakasih kepada para tenaga medis
Yang telah berjuang untuk mereka
Dengan penuh pengorbanan dan ketulusan
Tuhan yang membalas semua jasamu


Pentigraf


Malam Lailatul Qadar

Hafizh terpogoh-pogoh menuju mushola di dekat rumahnya. Memasuki sepuluh hari terakhir di Bulan Ramadhan, jamaah Mushola Al-Huda semakin bersemangat beribadah. Malam ini adalah malam 21 ramadhan, ada shalat malam berjamaah yang diadakan takmir mushola. Hafizh salah satu jamaah yang akan mengikuti shalat malam di mushola.

"Hafizh, kenapa kamu terburu-buru ke mushola? ini kan masih malam," tanya ayah. "Iya yah, ada shalat malam berjamaah di mushola," jawab Hafizh. "Alhamdulillah kalau kamu bersemangat ibadah, semoga mendapat karunia dan berkah dari Allah SWT," kata ayah. "Aamiin," sahut Hafizh.

Umat muslim sangat berharap mendapat keberkahan malam lailatul qadar, satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pengurus mushola menyenggarakan berbagai kegiatan ibadah, pengumpulan zakat dan penyalurannya. Dan puncaknya shalat Idul Fitri yang dilanjutkan dengan silaturahmi warga sekitar mushola untuk bisa saling memaafkan.

Nama: Nurul Sahira 
Kelas : 8i
No. Absen: 27

Tidak ada komentar:

Posting Komentar