Halaman

Sabtu, 23 Mei 2020

Pentigraf : NAILAH AIDA_17_8J

Akibat Sikap Acuh

Karya : Nailah Aida Apsarini (8J/17)


         Cilacap adalah sebuah kota kecil yang di padati oleh orang, pagi ini matahari muncul menyinari bumi, nyaris setiap hari begini, aku berdiam diri di kamar nyamanku, bermain hp kegiatanku setiap hari. Tiba-tiba aku dikejut berita yang muncul di hp ku, aku bergegas membacanya. Tetanggaku yang dulu tinggal di samping rumahku ternyata terkena virus corona. Dia bernama Ani, dia gadis yang baik, ramah, cantik, rambut panjang, berkulit kuning langsat. Ayahnya seorang pengangguran. Membaca beritanya  aku tersentuh tak terasa air mataku bergulir membasahi bantalku. Yang membuatku sangat sedih, keluarganya tak mempunyai uang untuk makan. Ibunya melamar pekerjaan kesana kemari namun, semua mengacuhkannya.
Seminggu yang lalu ia memasang status WhatsApp, “Aku tak takut pada virus corona,maka dari itu aku jalan jalan.” Kemudian hpnya mati tak dapat dihubungi.
         Aku tak bisa menjenguknya, karena memang sudah ketentuan kesehatan. Aku menghubungi keluarganya, mengucapkan belasungkawa. Lalu aku berinisiatif menggalang dana, allhamdulillah dalam seminggu dana yang terkumpul cukup banyak, lalu aku membeli sembako di warung dekat rumahku dan bergegas memberinya.
         Keluarganya sangat bersyukur mendapatkan sembako, lalu bergegas menghubungi ketua RT di rumahnya, “Pak,ada warga bapak yang tidak mampu, dan orang-orang sekitar acuh tak acuh, apakah bapak tidak tau?” Akhirnya warga sekitar membantu keluarga Ani dan membantu orang-orang yang tidak bisa makan karena adanya lockdown akibat virus corona yang sudah menyebar luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar