Semua
Berubah Karena Corona
Di
pagi yang cerah Andy mengayuh sepedanya untuk pergi ke sekolah, sesampainya di
sekolah Andy di sapa oleh temannya yang bernama Anton. “Pagi Ndy…”Anton
menyapa, “Pagi Ton” balas Andy menyapa. Anton adalah teman baik Andy, Ia selalu
bermain dengan Andy. Ketika Andy hendak
menaiki sepedanya, Anton menghampiri Andy dengan berkata “Andy nanti belajar
bareng ya, ngerjain soal IPS yang tadi buat PR. Gimana mau nggak ?”, “boleh
deh, di rumah ku ya…”Andy membalas, “Ok nanti sore aku ke rumah mu” Anton
membalas.
Hari
berganti hari, kegiatan sehari hari masih seperti biasa. Suatu hari Andy
berangkat ke sekolah, jam pelajaran dimulai, guru mengajar seperti biasa.Jam
pulang pun tiba, semua anak pulang, tapi sebelum semua anak pulang guru
menyampaikan pengumuman,” Anak-anak sebelum pulang, Ibu ingin memberi
pengumuman bahwa besok semua kelas belajar di rumah, mungkin sampai bulan
depan”. Semua anak kebingungan, kenapa sampai bulan depan. “Semua anak belajar
di rumah karena untuk memutus rantai virus corona yang sedang terjadi di tahun
ini, dan jangan lupa untuk memakai masker dan kurangi untuk berpergian, serta
rajin mencuci tangan”, Guru menambahkan. Seketika semua kehidupan berbeda,
semua serba online.
Anak
anak kebingungan harus apa, akibat libur yang terlalu panjang anak anak mulai
bosan. Semua orang berharap agar Corona cepat pergi.
Bosan dirumah. Suasananya tak seperti di kelas. ingin segera corona angkat kaki dari muka bumi ini.
BalasHapus